Sejarah Singkat Mainan Diecast

Sejarah Singkat Mainan Diecast. Mainan yang berbentuk miniatur kendaraan pasti sudah sangat tidak asing lagi bagi Anda. Mainan tersebut adalah mainan diecast, penghobi mainan ini disebut juga dengan diecaster. Mainannya terbuat dari bahan logam, metal dan ada juga yang plastik.

Untuk mainan yang terbuat sepenuhnya dari plastik, maka proses produksinya bernama injection molding, memang berbeda dengan diecast, perbedaannya hanya terletak pada bahan pembuatan saja. Keduanya tidak menimbulkan kebingungan bagi orang-orang, karena pada intinya adalah mainan. Metal atau logam yang biasa dilelehkan adalah zat zamak atau mazak, zat tersebut adalah cairan dari campuran seng dan alumunium. Zamak sendiri juga memiliki sebutan lain yakni pot metal atau white metal. Biasanya mainan kecil yang menggunakan metode diecasting adalah miniatur mainan, pesawat terbang, motor, peralatan konstruksi maupun jenis kendaraan lainnya.

Tak semua logam aman dan boleh digunakan sebagai bahan mainan, ada beberapa logam yang justru sebaiknya dihindari sebagai bahan mainan. Apalagi sifat anak-anak yang suka sembarang memasukkan benda ke mulut mereka. Adapun logam yang seharusnya dihindari adalah logam cor atau limbah besi. Penggunaan dari logam tersebut akan menimbulkan yang namanya zinc pest, yakni sebuah proses korosi atau karat yang merusak bodi mainan. Zinc pest juga tidak baik untuk tubuh. Cairan limbah besi tersebut juga umum disebut sebagai pot metal atau logam putih. Mainan diecast yang paling umum adalah mainan miniatur mobil, pesawat, truk dan lain-lain.

Sejarah Singkat Mainan Diecast

Mainan ini sendiri pertama kali dibuat atau diproduksi pada awal abad 20. Produsen yang memproduksi mainan tersebut pada waktu itu adalah seperti Meccano (Dinky Toys) di negara Inggris, Dowst Brothers yang menaungi Tootsie Toys di Ameria Serikat dan pabrik mainan Solido milik Fonderie de Precision di Perancis. Kali pertama mainan yang dibuat dengan proses diecast ini muncul adalah sebuah mainan mobil kecil tanpa interior apapun di dalamnya. Kalau dulu, pembuatan miniatur tersebut masih menggunakan cairan limbah yang akhirnya mengakibatkan zinc pest. Pembuatan mainan akan sering retak tanpa alasan yang jelas. Akibatnya mainan diecast yang dibuat sebelum adanya perang dunia kedua amat sangat sulit untuk ditemukan dalam kondisi yang baik dan utuh sempurna. Untuk mengatasi hal tersebut, kemudian campuran zat zamak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mainan. Kemurnian logam tingkat tinggi dalam zat zamak membuat mainan lebih awet dan solid.

Ada sebuah perusahaan yang juga membuat mainan semacam mobil-mobilan, yakni Lesney. Lesney sendiri mulai membuat mainan diecast sekitar tahun 1947. Seri mainan yang ia buat adalah seri matchbox 1-75. Mengapa ada angka 75? Sebab selalu ada 75 kendaraan dalam satu kotak mainan. Masing-masing mainan dikemas dalam kotak kecil yang membuat tampilan mobil sangat keren dan terlihat untu pertandingan balap.

Mainan tersebut menjadi sangat populer dan digemari oleh banyak anak-anak. Seri matchbox pada masanya seolah menjadi mainan yang sangat mewah dan mencerminkan perekonomian suatu keluarga. Lalu kemudian banyak pabrikan mainan yang meniu membuat miniatur kendaraan. Tak hanya terbatas pada mobil saja, namun juga kereta, pesawat, motor dan lain sebagainya. Hingga saat ini ada banyak sekali mainan yang dibuat dengan proses diecast, namun saat ini tak hanya terbatas pada mobil-mobilan saja. mini figur atau action figur juga menggunaan metode diecast dalam pembuatannya.